Oleh: Nadia Permata | Juni 3, 2008

I LOVE MY MOM

Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia

Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan,

Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi “bagaimana cara saya hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah” kata si bayi.

Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu”.

“Tapi disurga , apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia”. Demikian kata si bayi.

Tuhan pun menjawab, “malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia”.

Si bayipun bertanya kembali, “Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu?”

Sekali lagi Tuhan menjawab, “malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.”

Si bayipun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, “saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?”

Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab, “malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun”.

Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaan, “tapi saya akan bersedih karena tidak bisa melihat Engkau lagi”.

Dan Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu yang akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya aku akan selalu berada disisimu”.

Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya, “Tuhan jika aku harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti?”

Tuhanpun menjawab, “ kamu dapat memanggil malaikatmu itu…. IBU….”

 

Kenanglah Ibu yang menyayangimu

Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi

Ingatkah engkau, ketika Ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu ???

Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ???

Dan ingatkah engkau, ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ???

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan,

Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.

Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang

Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malampun kian larut

Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang.

 

Ketika ibumu telah tiada……

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita

Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia..

Yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya,

Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya

Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan,

Tak ada lagi yang merawatmu sampai larut malam ketika kau sakit

Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendoakanmu disetiap hembusan nafasnya

 

Kembalilah segera

Peluklah ibu yang selalu menyayangimu

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya

Kawan berdoalah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya jangan biarkan engkau menyesal di masa datang

Kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu

Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya

 

Ibu.. maafkan aku

Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas


Tanggapan

  1. Kok belum ada yang ngasih komen Nad?

    Ya udah tak kasih dulu………..

    Tulisanmu ini kamu dapat dari mana? bikin aku merinding….

    Hehehehehe


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.